INI Adalah contoh jurnal yang saya review : http://www.jrmsi.com/attachments/article/18/PENGARUH%20IKLAN%20TELEVISI%20DAN%20HARGA%20TERHADAP%20KEPUTUSAN%20PEMBELIAN%20SABUN%20LUX.pdf

PENGARUH IKLAN TELEVISIDAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SABUN LUX (SURVEI PADA PENGUNJUNG MEGA BEKASI HYPERMALL)

Setyo Ferry Wibowo

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

Email : setyoferry@yahoo.com

Maya Puspita Karimah

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

Email : maya.imang@gmail.com

PENDAHULUAN

Dewasa ini telivisi merupakan teknologi yang umum dijumpai hampir disetiap rumah penduduk di Indonesia. Televisi baru dikenal sejak tahun 1967 dan hanya memiliki satu stasiun televisi saja, yaitu TVRI sekarang sudah banyak stasiun telivisi di Indonesia seperti SCTV, ANTV, Trans TV dan sebagainya. Dengan banyaknya stasiun televisi di Indonesia membuat banyak perusahaan baik dari Indonesia maupun luar negeri berlomba-lomba mengiklankan produknya melalui media televisi karena telivisi merupakan salah satu media yang efektif untuk memasarkan suatu produk dalam skala nasional dan produknya dapat dikenal oleh masyarakat luas supaya masyarakat tertarik dengan produk yang ditawarkan dalam iklan sehingga terdorong untuk memiliki produk tersebut yang akhirnya berharap mereka membuat keputusan untuk membeli produk yang ditawarkan. Disela-sela acara TV yang sedang dinikmati masyarakat Indonesia sering diputar iklan sabun mandi LUX soft touch . Telivisi commercial ini juga dibuat untuk memperkenalkan brand ambassador LUX yaitu Atiqah Hasiholan menggunakan sabun Lux Soft Touch dengan silk protein dan cherry cream

Untuk membuat iklan yang bagus tentunya dibutuhkan pula anggaran belanja iklan yang tidak sedikit, tetapi data menunjukkan bahwa anggaran belanja iklan sabun Lux mengalami kenaikan cukup drastis di tahun 2009 dan mengalami penurunan pula cukup drastis di tahun 2010. Keefektifitasan iklan Lux semakin memudar karena konsumen semakin sadar bahwa iklan cenderung lebih banyak menyampaikan klaim pemilik daripada menawarkan nilai produk sesungguhnya. Sehingga, walaupun Lux telah melakukanberbagai kegiatan advertising, Top of Mind Advertising Lux cenderung menurun dari tahun ke tahun. Ini menyebabkan keputusan konsumen dalam pembelian sabun Lux pun menjadi berkurang, hal ini dapat dilihat dari penjualan sabun Lux. Selama ini sabun Lux dipasarkan dengan harga standar dan terjangkau akan tetapi citra yang terbentuk dimasyarakat justru membuat Lux sebagai salah satu sabun eksklusif yang berharga cukup mahal karena dibintang oleh artis-artis terkenal dan cantik jadi masyarakat memilih untuk membeli produk pesaing yang lebih murah.

TUJUAN PENELITIAN

  1. Untuk mengetahui analisis deskripsi iklan telivisi dan harga sabun Lux terhadap keputusan pembelian sabun Lux.
  2. Untuk menguji secara empiris pengaruh iklan televise terhadap keputusan pembelian konsumen sabun Lux.
  3. Untuk menguji secara empiris pengaruh harga terhadap keputusan pembelian konsumen sabun Lux.
  4. Untuk menguji secara empiris pengaruh iklan televisidan harga secara bersama-sama terhadap terhadap keputusan pembelian konsumen sabun Lux.

KAJIAN TEORI

  • IKLAN

Menurut Kotler dan Amstrong (2012 : 454) iklan adalah segala bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara nonpersonal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran. Perusahaan tidak hanya membuat produk bagus tapi mereka juga harus menginformasikannya kepada konsumen mengenai kelebihan produknya dan dengan hati-hati memposisikan produknya dalam benak konsumen.

  • HARGA

Kotler dan Amstrong (2012:314) mengatakan bahwa harga merupakan adalah jumlah dari semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan sebuah manfaat dengan memiliki atau menggunakankan sebuah produk atau jasa.

  • KEPUTUSAN PEMBELIAN

Pada kerangka pemikiran iklan televisi dan harga menjadi variabel bebas, sedangkan keputusan pembelianmenjadi variabel terikat.

H1: Terdapat pengaruh antara iklan televisi terhadap keputusan pembelian produk sabun Lux.

H2: Terdapat pengaruh antara harga terhadap keputusan pembelian pembelian produk sabun Lux.

H3: Terdapat pengaruh antara iklan televisi dan harga terhadap keputusan pembelian produk sabun Lux.

METODE PEMBELIAN

Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung Mega Bekasi Hypermall. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 110 orang berdasarkan teori Roscoe. Teknik pengujian validitas menggunakan Bivariate Pearson dengan kriteria nilai r hitung lebih besar dari 0,361. Perhitungan uji reliabilitas menggunakan Uji Cronbach’s Alphadengan kriteria nilai Cronbach’s Alphalebih besar dari 0,60.

HASIL DAN PEMBAHASAN

  1. Jenis Kelamin : terdapat 105 perempuan (95%) san 2 laki-laki (5%)
  2. Pengeluaran Belanja Perbulan :
  • 18 % (20 orang) < Rp. 300.000 per bulan
  • 30% (33 orang) Rp. 300.001 – Rp. 400.000 per bulan
  • 32% (35 orang) Rp. 400.001 – Rp. 500.000 per bulan
  • 11% (12 orang) Rp. 500.001 – Rp. 600.000 per bulan
  • 95% (10 orang) >Rp. 600.000 per bulan

Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat pengeluaran belanja per bulan tidak menghalangi keinginan untuk membeli produk Lux.

  1. Jumlah Belanja Produk Lux per bulan
  • 8% (9 orang) 1 buah per bulan
  • 15% (17 orang) 2 buah per bulan
  • 35% (38 orang) 3 buah per bulan
  • 28% (31 orang) 4 buah per bulan
  • 14% (15 orang) > 5 buah per bulan

Dari data diatas reponden melakukan pembelian sabun Lux minimal 3 buah per bulannya.

UJI VALISITAS

Uji validitas menggunakan tiga puluh (n=30) responden sebagai sampel uji coba. Perhitungan uji validitas ini menggunakan Bivariate Pearsondengan kriteria bahwa data akan valid jika nilai r hitung lebih darir tabel (0,361). Berdasarkan penelitian hasil uji validitas iklan telivisi (X1), hasil uji validitas harga (X2) dan hasil uji validitas keputusan pembelian (Y) dapat dilihat bahwa semua item dinyatakan valid, artinya telah memenuhi kriteria yaitu r hitung lebih r table (0.361).

UJI RELIABILITAS

Melakukan uji reliabilitas dengan teknik Uji Cronbach’s Alpha dengan kriteria nilai Cronbach’s Alphalebih dari 0,60. Berdasarkan hasil uji realibilitas yang telah dilakukan untuk semua variabel, maka dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel tersebut dinyatakan reliabel karena nilai Cronbach’s Alphamelebihi 0,6.

UJI NORMALITAS

Dalam penelitian ini menggunakan uji One Sample Kolmogorov-Smirnov dengan taraf signifikansi 0,05. Data dinyatakan berdistribusi normal jika signifikansi lebih besar dari 0,05. Dari hasil yang didapat bahwa nilai signifikansi untuk ketiga variable yakni; iklan televisi (X1), harga (X2) dan keputusan pembelian (Y) lebih besar dari0,05 artinya berdistribusi normal.

UJI LINIERLITAS

Berdasarkan hasil nilai signifikansi pada Linearity untuk hasil uji linearitas sebesar 0,003, karena signifikansi kurang dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel iklan televise dengan keputusan pembelian dan nilai signifikansi pada linearity untuk hasil uji linearitas sebesar 0,000, karena signifikansi kurang dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel harga dengan keputusan pembelian.

UJI MULTIKOLINEARITAS

nilai Variance Inflation Factor (VIF) dari kedua variabel, yaitu iklan televisi dan harga adalah 1,096. Nilai VIF tersebut lebih kecil dari lima, sehingga dapat dikatakan bahwa antar variabel independen tidak terjadi persoalan multikolinearitas.

UJI HETEROKEDASTISITAS

Berdasar tabel ,–t tabel ≤t hitung ≤ t tabel (-1,982 ≤0,501 ≤ 1,982). Artinya, pengujian antara Lnei2 dengan LnX1tidak terdapat gejala heteroskedastisitas. Berdasar tabel diatas,–t tabel ≤t hitung ≤ t tabel (-1,982 ≤-0,753 ≤ 1,982 ). Artinya, pengujian antara Lnei2dengan LnX2tidak terdapat gejala heteroskedastisitas.

UJI HIPOTENSIS

H1 : Iklan televisi berpengaruh terhadap keputudan pembelian (bahwa semakin baik iklan televisi maka semakin tinggi keputusan pembelian)

H2 : Harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian (bahwa semakin baik harga maka semakin tinggi keputusan pembelian)

H3 : Iklan televisi dan harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian (bahwa semakin baik iklan televisi dan harga maka semakin tinggi keputusan pembelian)

KESIMPULAN

Iklan televisi sabun Lux dibenak konsumen secara keseluruhan sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan dimensi-dimensi iklan televisi seperti Tujuan ,Video,Audio,Talent dan PenetapanWaktu Media. Harga sabun Lux di mata konsumens ecarake seluruhan sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan dimensi-dimensi harga yaitu Price Consciousness dan value for money. Iklan televisi dan harga memiliki pengaruh terhadap keputusan pembeliandengan nilai signifikansi 0,000 dan R2(R square) sebesar 0,145 atau 14,5%. Angka tersebut menjelaskan bahwa iklan televisi dan hargamenjelaskan terhadap keputusan pembelian sebesar 14,5%.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s